Jangan sekali-kali berharap menjadi siswa paling pintar di Nakayoshi. Mengapa? siapa tahu ada yang iri. Sanae mendadak sakit gara- gara rajin belajar. Ironis, bukan? Ada sosok yang tidak senang Sanae berprestasi. Demam Sanae tidak juga turun. Dan itu bukan bagian parah. Nyatanya, Sanae diganggu hantu Aiko. Hantu itu tidak suka saat Sanae berprestasi. Bahkan mungkin, dia juga benci kalau…
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang dan cikal bakal nation Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia mo…
“Novel ini mendeskripsikan dunia pesantren dan orang-orang pesantren dengan apik. Khazanah dan nilai-nilai adiluhung pesantren pun disampaikan dalam bahasa sastra yang indah.” —Prof. Dr. Masykuri Abdillah, MA., Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dua tahun setelah roman mereka rampung, Dimas dan Reuben mengalami stagnasi. Hingga suatu hari mereka mendapat surat elektronik dari seseorang bernama Gio. Kata “Supernova” yang disebut Gio dalam surat itu menjadi tanda tanya baru sekaligus awal pengetahuan Dimas dan Reuben tentang jaringan yang selama ini melibatkan mereka tanpa disadari. Sementara itu, di Kota Bandung, seorang gadis se…
Bagaimana Bumi terbentu? Apa yang ada di dalam bumi? Bagaimana terjadinya siang dan malam? Kenapa gunung berapi meletus?
Meski seringkali bertingkah menyebalkan dan mengundang pertengkaran, Doyoung tetap seorang penyelamat bagi Yuna. Dia selalu menjadi yang paling mengerti Yuna, walau caranya terkadang sulit dipahami. Dia tetap menjadi pemilik hati walau sering membuat emosi. Doyoung dengan segala tingkah lakunya yang membingungkan dan perkataannya yang kadang menimbulkan kesalahpahaman, tetap menjadi tempat untu…
"Jika Rindu itu abadi, Maka Cinta terlahir kembali, Sayangku. Berjanjilah, tidak lagi terlambat. Jika kita terlahir kembali, cepat-cepat menujuku. Pun aku memburumu. Tak butuh waktu lebih lama dari seketika Untuk saling mengenal lagi di antara kita berdua. Sebab, sama kita membawa Rindu ke mana-mana." Mustika Naga karya Candra Malik berkisah tentang Sarpayatna Taksaka, lelaki dari bangsa Nag…